ARTIKEL DIALOG AKADEMIK 2026
ARTIKEL DIALOG AKADEMIK 2026

Kegiatan Dialog Akademik
2026 merupakan program kerja Departemen Regulasi dan Advokasi (RDA) Himpunan
Mahasiswa Program Studi Fisika dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan
Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri
Surabaya. Kegiatan ini mengusung tema “Dari Ruang Kelas ke Ruang Harapan:
Aspirasi Nyata, Perubahan Akademik yang Bermakna” sebagai wujud komitmen
organisasi mahasiswa dalam membangun budaya komunikasi akademik yang terbuka,
konstruktif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran. Dialog
Akademik 2026 dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026 bertempat di Ruang C3.03.01
Fisika, Kampus Ketintang Universitas Negeri Surabaya.
Pelaksanaan Dialog
Akademik didasari oleh pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara
mahasiswa dan dosen sebagai mitra dalam proses pendidikan. Perguruan tinggi
tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya transfer ilmu pengetahuan, tetapi
juga ruang pembentukan karakter, pengembangan potensi, serta peningkatan
kualitas akademik secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan ini
diselenggarakan sebagai forum resmi yang memungkinkan mahasiswa menyampaikan
aspirasi, saran, kritik, maupun evaluasi terhadap proses pembelajaran secara
langsung kepada dosen. Selain menjadi sarana penyampaian aspirasi, Dialog
Akademik juga bertujuan mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan dosen,
meningkatkan wawasan mengenai pentingnya komunikasi yang sehat, memperkuat
peran Himpunan Mahasiswa dalam bidang regulasi dan advokasi, serta mendorong
terwujudnya lingkungan akademik yang lebih inklusif dan berkualitas.
Kegiatan Dialog Akademik
2026 diikuti oleh 30 delegasi mahasiswa, 26 dosen Program Studi Fisika dan
Program Studi Pendidikan Fisika, serta perwakilan Dewan Perwakilan Mahasiswa
(DPM) dari masing-masing program studi. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi
peserta, pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars
Universitas Negeri Surabaya, dilanjutkan sambutan Ketua Pelaksana, Koordinator
Program Studi Fisika, dan Koordinator Program Studi Pendidikan Fisika. Setelah
sesi pembukaan, moderator memandu forum dialog yang berisi penyampaian aspirasi
mahasiswa, pembahasan berbagai isu akademik, serta sesi diskusi dan tanya jawab
antara mahasiswa dan dosen secara terbuka. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa
bersama dan sesi dokumentasi sebagai penutup seluruh rangkaian acara.
Selama pelaksanaan
kegiatan, suasana forum berlangsung interaktif dan kondusif. Mahasiswa
diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan mengenai proses
pembelajaran, pelayanan akademik, maupun berbagai aspek lain yang berkaitan
dengan kehidupan akademik di lingkungan rumpun Fisika. Dosen memberikan
tanggapan secara terbuka terhadap setiap aspirasi yang disampaikan serta
berdiskusi bersama mahasiswa dalam mencari solusi yang dapat diterapkan. Pola
komunikasi dua arah yang terbangun dalam forum ini menciptakan suasana diskusi
yang sehat, saling menghargai, dan mendorong lahirnya berbagai rekomendasi untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran di Program Studi Fisika maupun Program Studi
Pendidikan Fisika.
Meskipun secara umum kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan, panitia tetap melakukan evaluasi terhadap beberapa kendala yang ditemui selama pelaksanaan, seperti keterlambatan rundown pada sesi diskusi, kendala teknis pada perangkat dokumentasi dan sound system, serta keterlambatan distribusi konsumsi. Berbagai permasalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi panitia untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan pada periode berikutnya melalui persiapan yang lebih matang, simulasi teknis sebelum hari pelaksanaan, serta koordinasi yang lebih intensif antarbidang kepanitiaan.

Secara keseluruhan, Dialog Akademik 2026 berhasil menjadi wadah komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan dosen dalam membangun iklim akademik yang lebih terbuka, transparan, dan kolaboratif. Kegiatan ini tidak hanya menjadi media penyampaian aspirasi, tetapi juga menghasilkan berbagai masukan konstruktif yang dapat dijadikan dasar dalam pengembangan kualitas akademik di lingkungan Program Studi Fisika dan Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya. Ke depan, Dialog Akademik diharapkan dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai bentuk sinergi antara mahasiswa dan dosen dalam mewujudkan lingkungan pendidikan tinggi yang semakin progresif, responsif terhadap kebutuhan mahasiswa, dan berorientasi pada peningkatan mutu akademik.